Rabu, 05 Desember 2012

Skripsi Pertanian - Analisis Pendapatan Petani

Skripsi Pertanian - Analisis Pendapatan PetaniEDUKATIF BLOG. Mempersembahkan sebuah skripsi Pertanian untuk anda dengan judul ANALISIS PENDAPATAN PETANI DALAM PENJUALAN HASIL PRODUKSI PADI SAWAH (Oryza Sativa L) DI DESA JONGGON JAYA KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA. Ini adalah Skripsi sumbangan milik saudara saya Teguh Widodo, Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara Jurusan Agrobisnis, terima kasih saya ucapkan untuk beliau karena menyumbangkan tulisan berharganya untuk anda semua dan juga kemajuan EDUKATIF BLOG ini.

SKRIPSI PERTANIAN


ANALISIS PENDAPATAN PETANI DALAM PENJUALAN HASIL PRODUKSI PADI SAWAH (Oryza Sativa L) 
DI DESA JONGGON JAYA KECAMATAN LOA KULU 
KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA




Oleh : 



TEGUH WIDODO 
NPM: 08.11.108.601103.000311


Skripsi Pertanian - Analisis Pendapatan Petani



PROGRAM STUDI AGRIBISNIS 
FAKULTAS PERTANIAN 
UNIVERSITAS KUTAI KARTANEGARA 
TENGGARONG 
2012




KATA PENGANTAR


Bismillahirrohmanirrohim

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas karunia serta hidayah-Nya, sehingga penulis selalu diberi kemudahan untuk menyelesaikan proposal penelitian yang berjudul “Analisis Pendapatan Petani Dalam Penjualan Hasil Produksi Padi Sawah (Oryza Sativa L) di Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dalam penyusunan proposal ini, tentunya penulis sangat terbantu atas segala bentuk dukungan dari seluruh pihak yang terlibat didalamnya, yang telah memberikan sumbangsih pemikiran maupun tenaganya sehingga penulisan proposal ini dapat terselesaikan. Dalam kesempatan yang baik ini penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada:
  1. Dekan, Pembantu Dekan, Dosen atau Staf Pengajar dan Staf Administrasi Fakultas Pertanian Universitas Kutai Kartanegara yang telah mendidik dan memberikan ilmu yang bermanfaat kepada penulis.
  2. Bapak Ir. H. M. Arifin Mas’ud M.Si selaku dosen pembimbing I dan Ibu Indah Fitriani S.P., M.Si selaku dosen pembimbing II yang telah banyak memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penulis dalam penyusunan proposal ini.
  3. Ayah dan Ibu beserta seluruh keluarga yang telah memberikan dorongan dan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan proposal ini.
  4. Rekan-rekan mahasiswa-mahasiswi Universitas Kutai Kartanegara Fakultas Pertanian khususnya Jurusan Agribisnis angkatan 2008 yang telah bersama-sama dalam menempuh pendidikan di Universitas Kutai Kartanegara.
  5. Semua pihak yang turut membantu baik memberikan bantuan moril maupun materiil yang berharga bagi penulis hingga tersusunnya proposal ini.
Penulis menyadari bahwa proposal ini masih banyak terdapat kekurangan dan jauh dari kesempurnaan, karenanya saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan untuk perbaikan kedepan.

           

1.      PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian disektor pertanian, sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam perekonomian nasional, hal ini terlihat dari banyaknya jumlah penduduk Indonesia yang hidup dan bekerja disektor tersebut.Tujuan pembangunan pertanian adalah untuk meningkatkan produksi pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan dan industri dalam negeri, meningkatkan ekspor, pendapatan petani, memperluas lahan pekerjaan dan mendorong pemerataan berusaha. Seiring dengan meningkatnya pebangunan nasional terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan maka permintaan bahan pangan pun meningkat, mengingat sumber daya alam yang besar pada sector pertanian maka di masa mendatang sector ini masih merupakan sector penting dalam memberikan konstribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional (Adiwilanga, 1992). 

Tahun 2004 oleh pemerintah di canagkan sebagai ‘‘Tahun Padi Nasional’’.Pencanagan ini dilaksanakan dalam upacara Hari Pangan Sedunia tingkat nasional yang dipusatkan di Ambarawa Kabupaten Semarang Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu.Pencanagan Tahun Padi Nasional ini berkaitan erat dengan upaya pemerintah untuk mensukseskan program ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani (Kompas 2004). 

Kabupaten Kutai Kartanegara secara geografis terletak antara 115026’28’’ BT – 117036’43’’ BT dan 1028’21’’ LU – 1008’06’’ LS. Topografi wilayah sebagian besar bergelombang sampai berbukit dengan kelerengan landai sampai curam, pada wilayah pedalaman dan perbatasan pada umumnya merupakan kawasan pegunungan dengan ketinggian 500-2000 m dpl.(Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, 2011 Kabupaten Kutai Kartanegara mempunyai luas wilayah 2.726,310 km², dengan luas areal pertanian sekitar 809,161 ha dimana potensi lahan sawah 74,362 ha. Lahan fungsional atau yang telah dimanfaatkan 24,798 ha. Sedangkan luas panen padi sawah dari tahun ketahun mengalami peningkatan pada tahun 2009 sebesar 37.514 ha, tahun 2010 sebesar 38.658 ha dengan produktivitas hasil panen tahun 2009 190.146 ton dan tahun 2010 sebesar 202.746 ton yang terbagi dalam 18 Kecamatan yang mana hasil produksi padi sawah terbesar dari kecamatan Tenggarong Seberang sebesar 41.949 ton dan selanjutnya kecamatan Loa Kulu sebesar 31.122 ton (Kutai Kartanegara Dalam Angka.2011). 

Kecamatan Loa Kulu menjadikan padi sebagai mata pencaharian utama mereka ini dapat dilihat dari hasil produksi mereka yang meningkat meskipun lahan pertanian juga semakin berkurang seiring berkembangnya sector pertambangan terutama tambang batu bara di wilayah ini, secara keseluruhan luas panen seluas 5.838 Ha, dengan produktifitas atau hasil perhektar 51,12 ton dan produksinya sebesar 29.842,65 ton yang mana desa Jonggon Jaya adalah desa yang mempunyai areal luas panen paling luas yaitu 900 Ha, dengan diikuti produksi padinya yang juga tinggi yaitu sebesar 4.207,65 ton (Kecamatan Loa Kulu Dalam Angka, 2011). 

Melihat luas panen dan produksi padi sawah yang besar di Desa Jonggon Jaya ternyata masih banyak permasalahan yang dihadapi petani di antaranya ketika saat panen tiba dengan hasil yang melimpah pendapatan mereka masih sangat kurang dibandingkan dengan biaya pengelolaan produksi padi sawah mulai dari pengadaan bibit, pupuk, pengolahan, pestisida dan biaya lainnya yang tidak terduga ini terjadi dikarenakan hasil panen mereka hanya di jual pada pedagang (tengkulak) lokal yang berada di Desa Jonggon Jaya yang mana mereka terbatas dengan modal sehingga terkadang padi yang dijual pembayarannya setengah dari jumlah yang dijual dan akan dibayar kembali setelah padi diolah menjadi beras dan dipasarkandan ada juga pedagang yang datang dari luar daerah tetapi kedatangan pedagang dari luar daerah tersebut tidak menentu kedatanganya dikarnakan sarana prasarana berupa jalan menuju Desa Jonggon Jaya rusak berat sehingga menyebabkan biaya pengangkutan yang bertambah dan permasalahan lainnya adalah belum adanya suatu instansi yang memfasilitasi dalam mendistribusikan atau memasarkan hasil produksi padi sawah, sehingga mengakibatkan belum meratanya pendapatan yang diterima oleh petani di Desa Jonggon Jaya. 

Berdasarkan uraian di atas maka perlu melaksanakan penelitian dengan mengambil judul “Analisi Pendapatan Petani Dalam Penjualan Hasil Produksi Padi Sawah (Oryza Sativa L) di Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara”.

1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang penelitian di atas, maka yang menjadi permasalahan penelitian ini adalah :
  1. Bagaimana proses pemasaran hasil produksi padi sawah di Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara ? 
  2. Berapa pendapatan petani dalam penjualan hasil produksi padi sawah dalam satu kali periode penanaman ?
1.3. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :
  1. Mengetahui proses pemasaran hasil produksi padi sawah ?
  2. Mengatahui pendapatan petani dalam penjualan hasil produksi padi sawah dalam satu kali periode ?
1.4. Manfaat Penelitian
Dari hasil penelitian tersebut diharapkan dapat memberi manfaat sebagai berikut : 
  1. Sebagai sumbangan pemikiran bagi pemerintah daerah khususnya dalam hal ini adalah Desa Jonggon Jaya, dalam rangka pembinaan terhadap petani padi dalam upaya peningkatan hasil produksi dan tingkat pendapatan petani. 
  2. Untuk menambah pengalaman dan pengetahuan penulis tentang masalah pertanian khususnya sektor tanaman padi. 
  3. Sebagai bahan masukan bagi instansi yang terkait untuk merumuskan kebijakan pengembangan padi sawah yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan para petani padi sawah. 
  4. Sebagai bahan perbandingan bagi pihak lain yang akan melanjutkan penelitian lebih lanjut.



II. TINJAUAN PENELITIAN 

2.1. Tinjauan Penelitian Sebelumnya 

Putri Aprilia R (2011), meneliti tentang Analisis Pendapatan Usaha Tani Padi Sawah (Oryza Sativa L) di Kelurahan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara. 

Pendapatan usahatani padi sawah diperoleh dari selisih antara penerimaan dengan biaya produksi selama satu kali musim tanam dengan perhitungan pendapatan per musim tanam sebesar Rp. 201.300.000,- dengan rata-rata Rp. 5.651.189,30 dengan pendapatan per bulan Rp. 1.412.972,82. 

Adapun persamaan sama-sama meneliti tentang komunditi padi sawah, sedangkan perbedaannya terletak pada tempat penelitiannya sebelumya di lakukan di Kelurahan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara. Sedangkan penelitian yang akan saya laksanakan di Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. 

Sarinda Jamin (2009) meneliti tentang Analisis Pendapatan Petani Karet di Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan petani karet yang di kecamatan barong tongkok Kabupaten Kutai Barat. 

Hasil penelitian ini diketahui pendapatan petani karet di Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat adalah Rp. 124.018.000,00 atau rata-rata Rp. 2.841.319.00 per responden. Penerimaan petani karet adalah Rp. 290.500.000,00 atau rata-rata Rp. 60602.27,00 per responden, jumlah produksi sebesar 33. 080 kg atau rata0rata 752,83 kg per responden, total biaya produksi yang dikeluarkan petani adalah Rp. 166.212.000,00 atau rata-rata Rp. 3.777.545,00 per responden dengan demikian tanaman karet yang dilaksanakan petani di Kecamatan Barong Tongkok dapat dikatakan layak untuk diusahakan. 

Adapun persamaan penelitian ini dengan yang akan dilaksanakan sama-sama meneliti tentang pendapatan petani namun perbedaanya terletak pada komonditinya dan tempat penelitian. 

2.2. Tinjauan umum padi sawah 
2.2.1. Sejarah Padi

Menurut sejarahnya, padi termasuk genus Oriza L. yang meliputi lebih kurang 25 species, terbesar di daerah tropik dan daerah subtropika seperti di Asia, Afrika, Amerika dan Australia.

Menurut Chevalier dan Neguier, padi berasal dari dua benua : Oryza Fatua Koenig dan Oriza Satifa L berasal dari benua Asia, sedangkan jenis padi lainya yaitu Oryza Stapfii Roschev dan Oryza Glaberrima Steund berasal dari afrika barat (Benua Afrika). Oryza Fatua Konig dan Oriza MinutaPresl berasal dari India (Himalaya). 

Padi yang ada sekarang ini merupakan persilangan antara Oryza officinalis dan Oryza Sativa f. spontanea.Di Indonesia pada mulanya tanaman padi di usahakan di daerah tanah kering dengan system ladang, tanpa pengairan.Hal ini dilakukan pula di negara-negara lain (AAK, 1983). 

Menurut Suparyono dan A. Setyono (1993), berdasarkan kedudukanya dalam taksonomi tumbuhan, klasifikasi tanaman padi adalah sebagai berikut :

Kingdom : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
Divisi : Spermathophyta (tumbuhan berbiji)
Kelas : Angiospermae
Sub kelas : Monocotyledone
Famili : Graminaceae
Sub family : Oryzidae
Genus : Oryza
Spesies : Oryza sativa L.

2.2.2. Proses Bercocok Tanam Padi

Menurut AAK ( 1990), bahwa tekhnik bercocok tanaman padi yang baik sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini harus dimulai dari awal, yaitu sejak di lakukan persemean tanaman itu bisa dipanen sebagaimana diuraikan sebagai berikut: 

1. Persemaian 
Membuat persemean merupakan langkah awal bertanam padi dimana dimulainya dengan penggunaan benih unggul.benih yang digunakan harus sebaik-baiknya dan sehat dimana tujuannya adalah membantu memberikan keadaan lingkungan yang baik untuk saat awal pertumbuhan. Dari umur 25 – 40 hari benih siap ditanam disawah yang telah disiapkan. 

2. Persiapan dan pengolahan tanah sawah 
Pengolahan tanah bertujuan mengubah keadaan tanah pertanian dengan alat tertentu sehingga memperoleh susunan tanah yang dikehendaki oleh tanaman, pengolahan tanah yaitu pembersihan lahan, pencangkulan, pembajakan dan penggaruan. 

3. Penanaman 
Dalam penanaman yang baik harus diperhatikan sebelumnya adalah persiapan lahan umur bibit dan tahap penanaman. 

4. Pemeliharaan 
Tanaman padi ditanam dengan baik dapat membuahkan hasil yang memuaskan, sesuai dengan yang diharapkan.Yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan adalah penyulaman dan penyiangan, pengairan padi sawah dan pemumupukan. 

5. Pengendalian organisme tanaman 
Menurut Soemartono. B. (1984) ada beberapa cara memberantas pengganggu tanaman padi sawah yaitu:
  • Cara fisik dan mekanik, misalnya dengan cara Gropyokan untuk memberantas hama tikus. 
  • Cara Biologis, dengan menggunakan predator atau parasit misalnya burung yang memakan ulat. 
  • Dengan mengatur waktu tanaman dengan carapergiliran tanaman. 
  • Menanam tanaman yang resisten, yaitu tanaman yang tahan terhadap hama dan penyakit. 
  • Penggunaan bahan kimia yaitu dengan cara penggunaan prestisida (Insektisida, fungsida, rodentisida, dan herbisida)
6. Panen 
Panen merupakan tahap akhir penanaman padi sawah.Bila hasil yang diharapkan telah menjadi kenyataan, berarti bua padi sudah cukup masak dan siap untuk di panen atau di petik.Namun pemanenan padi harus di lakukan pada waktu yang tepat, sebab ketepatan waktu memanen berperngaruh terhadap jumlah dan mutu gabah dan berasnya. 

Panen yang terlambat pada varietas padi yang mudah rontok, dan menurunkan hasil produksi.Sedangkan panen yang teralu awal menyebabkan mutu padi kurang baik. 

7. Tahap Pascapanen 
Menurut AAK (1990) bahwa tahap pascapanen atau perlakuan pascapanen meliputi kegiatan pasca perontokan, pengangkutan, pengeringan, pembersiahan dan penyiapan serta penggilingan.

Ditambahkan Soeparyono dan A. Setyono (1993), bahwa pasca panen hasil petani merupakan tahanan kegiatan yang dimulai sejak pemungutan hasil sampai siap untuk dipasarkan.Penanganan pasca panen tindakan yang dilakukan atau disiapkan agar hasil pertanian siap dan aman digunakan oleh konsumen atau dapat oleh lebih lanjut melalui kegiatan industri.

2.2.3.Produksi Padi sawah

Menurut M.Fuad, dkk (2006), mendefisikan produksi adalah sebagai suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan menjadi keluaran dalam arti sempit. Pengertian produksi hanya di maksudkan sebagai kegiatan yang menghasilkan barang, baik barang jadi atau setengah jadi, barang industri, suku cadang maupun komponen-komponen penunjang.

Ditambahkan Aristanti dan Bambang, (2007).Produksi adalah merupakan kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa. Pengertian produksi secara sempit adalah perbuatan atau kegiatan manusia untuk membuat suatu barang atau mengubah suatu barang menjadi barang lain. Secara luas produksi dapat diartikan sebagai segala perbuatan atau kegiatan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung, yang di tunjukan untuk menambah atau mempertinggi nilai dan guna suatu barang untuk memenuhi kebutuhan manusia.

2.2.4. Biaya Produksi

Biaya adalah setiap kegiatan yang dilakukan pada suatu usaha memerlukan pengorbanan fisik non fisik, baik langsung maupun tidak langsung. Dalam kegiatan ekonomi setiap kegiatan untuk memperoleh suatu barang atau jasa diperlukan pengorbanan dari barang atau jasa lain dengan demikian perngorbanan ini diartikan sebagai modal atau baiya. Biaya produksi dalam usahatanidapat berupa uang tunai, upah kerja untuk biaya persiapan dan penggarapan tanah, biaya pembelian pupuk, biaya bibit, herbisida dan sebagainya (Mubyarto, 1991).
Biaya dapat dibedakan menjadi beberapa macam yaitu:
  1. Biaya tetap, biaya yang harus dikeluarkan oleh para petani yang penggunaannya tidak habis dalam masa satu kali produksi, seperti membajak tanah pertanian, retribusi air, gajih karyawan tetap, premi asuransi, penyusutan alat dan bangunan pertanian. 
  2. Biaya variabel, yaitu biaya yang besar dan kecilnya tergantung pada jumlah produksi seperti biaya pupuk, herbisida, upah langsung petani, dan alat – alat pertanian. 
  3. Biaya semi variable, ialah biaya yang sifatnya bisa di anggap tetap, namun bisa juga di anggap variabel, seperti biaya pemeliharaan dan perawatan padi sawah secara langsung bisa berpengaruh pada produksititas pertanaman dan karyawan harian (Supari, 2001)
2.2.5. Penerimaan


Menurut Sudarsono (1995), penerimaan merupakan suatu hasil penjualan dari barang tertentu yang diterima atas penyerahan sejumlah barang pada pihak lain. Jumlah penerimaan (total revenue) di definisikan sebagai penerimaan dari penjualan dari barang tertentu yang peroleh dari sejumlah satuan barang yang terjual di kalikan harga penjualan setiap satuan barang. 

Penerimaan dibidang pertanian adalah produksi yang dinyatakan dalam betuk uang tunai sebelum dikurangi dengan biaya pegeluaran selama kegiatan usaha tani tersebut (Daniel, 2002).Sedangkan menurut Soeharno (2009), penerimaan adalah harga di kalikan dengan jumlah yang di jual. Secara matematis dapat dilihat seperti :

TR = P.Q

Keterangan :
TR : Total Penerimaan (Total Revenue)
Q : Kualitas barang yang di hasilkan (Quantity)
P : Harga (Price)

2.2.6.      Pendapatan

Menurut Adiwilanga, (1992) pendapatan diperlukan oleh keluarga petani untuk memenuhi kebutuhan hidup ini tidak tetap melainkan terus menerus. Oleh karena itu, pendapatan yang dimaksimal itulah yang selalu diharapkan petani dari usaha tani.Di tambahkan oleh (Mosher, 1991), pendapatan merupakan produksi yang dinyatakan dalam bentuk uang setelah dikurang biaya yang dikeluarkan selama kegiatan usaha tani.

Menurut Aukley (1983), pendapatan seseorang indifidu di definisikan sebagai jumlah penghasilan yang diperoleh dari jasa – jasa produksi yang diserahkan pada suatu atau diperolehnya dari harta kekayaannya, sedangkan pendapatan tidak lebih dari pada penjumlahan dari semua pendapatan individu.
Menurut Soekarwati (1995), pendapatan dibedakan atas dua pengertian yaitu:
  • Pendapatan kotor usahatani. Sebagai nilai produksi usahatani dikalikan harga dalam jangka waktu tertentu baik yang jual maupun yang dikonsumsi sendiri, digunakan untuk pembayaran dan simpanan atau ada digudang pada akhir tahun. 
  • Pendapatan bersih usahatani. Merupakan selisih antara pendapatan kotor dengan usahatani dengan pengeluaran total usahatani.
Hubungan biaya dengan pendapatan dapat diperitungkan untuk seluruh usaha tani sebagai satu unit selama periode tertentu, misalnya pada musim tanam.Dalam hal ini semua biaya semua produksi dijumlahkan kemudian di bandingkan dengan pendapatan diperoleh (Hadisaputro, 1985).

Menurut Soekarwati, dkk (1994), pendapatan keluarga mencerminkan tingkat kekayaan besarnya modal yang dimiliki petani. Pendapatan yang besar mencerminkan dana yang besar dalam usahatani, sedangkan pendapatan yang rendah dapat menyebabkan menurunnya infestasi dan upaya pemupukan modal, pendapatan bersih petani hasil kotor dari produksi yang dinilai dengan uang kemudian hasil kotor tersebut dikurangi dengan biaya produksi dan biaya pemasaran.

2.2.7. Pemasaran

Pengertian sehari-hari arti pemasaran adalah aktfitas jual beli dalam bidang ekonomi pemasaran tidak terbatas pada kegiatan jual beli saja akan tetapi semua aktifitas ekonomi uang memungkinkan barang dan jasa bergerak dari produksen sampai ke konsumen.

Menurut Soekartawi (1993) pemasaran atau marketing pada prinsipnya adalah aliran barang dari produksen ke konsumen, aliran barang ini dapat terjadi karena adanya lembaga pemasaran. Sedangkan menurut Mubyarto (1994) tataniaga atau pemasaran diartikan sabagai suatu kegiatan ekonomi yang mengakibatkan terjadinya pemindahan milik barang dan jasa untuk menyalurkan distiribusi dari produksen ke konsumen.

Fungsi dan peranan tataniaga atau pemasaran yaitu mengusahakan agar pembeli mempperoleh barang yang diinginkan pada tempat, waktu, bentuk dan harga yang tepat. Fungsi utama dari tataniaga atau pemasaran adalah menyangkut penyimpanan, pengolahan dan pembiayaan.

Menurut gilarso (1992) funsi-fungsi pemasaran mencakup semua kegiatan yang perlu diselengarakan dalam proses memasarkan barang/jasa hingga barang tersebut sampai ketangan konsumen. Pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting dalam dunia usaha, peranan lembaga tataniaga ini sangat tergantung dari sistem pasar yang berlaku dan karakteristik aliran yang dipasarkan atau lebih di kenal dengan istilah saluran pemasaran. Sedangkan lembaga tataniaga ini sangat tergantung dari sistem pasar yang berlaku dan karakteristik aliran yang dipasarkan atau lebih di kenal dengan istilah saluran pemasaran. Sedangkan lembaga tataniaga adalah orang, badan atau perusahaan yang terlibat dalam proses pemasaran.

Ditambahkan oleh Soekartawi (1993) mengemukakan bahwa saluran pemasaran dapat berbentuk secara sederhana dan dapat pula rumit sekali, hal demikian tergantung dari macam komonditi lembaga pemasaran dan sistem pasar (iklim pasar). Sedangkan yang dimaksud dengan saluran pemasaran adalah suaatu jalur yang dilalui oleh arus barang-barang dari produksen ke perantara dan sampai akhiranya ke tangan konsumen. Selanjutnya menurut Daniel (2004)

Tataniaga atau pemasaran memerlukan biaya, dan biaya ini makin besar dengan perkembangan pertanian maupun peternakan dan makin kompleksnya tataniaga atau pemasaran tersebut. Menurut Danil (2004) setiap kegiatan pemasaran memerlukan biaya mulai dari pengumpulan, pengangkutan, pengolahan pembayaran retribusi, bongkar muat dan lain-lain. Jadi bias disimpulkan biaya pemasaran adalah biaya yang dikeluarkan oleh lembaga pemasaran (pedagang) dalam menyalurkan hasil pertanian dari produksen ke konsumen.


Menurut Daniel (2004) margin memasaran adalah selisih antara harga yang di bayarkan oleh konsumen dengan harga yang diterima Produksen. margin ini akan diterima oleh lembaga niaga yang terlibat dalam proses pemasaran tersebut. Sedangkan keuntungan pemasaran adalah selisih margin pemasaran pedagang dengan biaya pemasaran yang dikeluarkan selama proses mengalirnya barang (produk) dari produksen ke konsumen.




III. METODE PENELITIAN


3.1.Waktu Dan Tempat penelitian

Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Agustus 2012, terhitung sejak pengambilan data awal ke lapangan sampai pengolahan data ahir.Adapun lokasi penelitian yaitu pada Petani Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara.

3.2. Devinisi Operasional

Penelitian ini diarahkan pada perhitungan pendapatan dan produksi usahatani padi sawah di desa Jonggon Jaya.Perhitungan ini dilakukan pada satu kali musim tanam atau 4 bulan. Untuk memudahkan ukuran variabel – variabel, maka diberikan batasan – batasan sebagai berikut:

  1. Petani responden yang dimaksud dalam penelitian ini adalah petani padi sawah yang berada di Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara.
  2. Luas lahan adalah luas tanah sawah yang ditanami padi sawah oleh petani responden yang dikonversikan kedalam satuan hektar. 
  3. Penjualan produksi adalah padi sawah berupa gabah kering, menjadi gabar kering giling, dan selanjutnya diproses menjadi beras yang dihasilkan oleh petani responden dalam satu kali musim tanam, diukur dalam satuan kilogram.
  4. Penerimaan merupakan hasil kali dari jumlah penjualan produksi dalam satu kilogram dikali dengan harga jual dalam satua Rupiah (Rp).
  5. Biaya tenaga kerja adalah biaya yang dikeluarkan oleh petani untuk membayar tenaga kerja yang bekerja dalam proses penjualan produksi Biaya pengangkutan padi, penjemuran, padi yang sudah kering dimasukan kedalam karung lalu dikumpulkan menjadi satu dan disusun atau di masukan ke dalam gudang. 
  6. Biaya penyusutan padi adalah biaya berkurangnya padi yang disimpan digudang dikarnakan hama tikus dan berkurangnya kadar air yang menyebabkan berkurangnya berat padi
  7. Pendapatan merupakan selisih dari jumlah peneriamaan dengan biaya – biaya penjualan produksi, yang dikonversikan dalam satuan Rupiah (Rp).
  8. Pemasaran adalah proses penjualan hasil padi dari petani ke pedagang.

3.3. Populasi dan Sampel

Menurut Mardalis (1989), populasi itu adalah sekumpulan kasus yang perlu memenuhi syarat – syarat tertentu yang berkaitan dengan masalah penelitian tersebut dapat berupa orang, barang, binatang, hal atau peristiwa. Ditambah oleh Pangestu Subagyo (2003), keseluruhan fakta dari hal ini disebut populasi, sedangkan bagaian dari semua fakta yang dianggap dapat mewakili seluruhnya disebut sebgai sampel. Berdasarkan pendapat tersebut diatas maka seluruh petani padi sawah yang berada di Desa Jonggon Jaya diasumsikan sebagai polulasi berdasarkan profil Desa Jonggon Jaya (2012), jumlah petani padi sawah yang berada di Desa Jonggon Jaya sebanyak 364 orang dari ke tiga belas kelompok petani.

Menurut pendapat Husein Umar (2005), ukuran sampel minimum yang dapat diterima berdasarkan desain penelitian yang digunakan untuk metode deskriftif yaitu 10%-20% populasi atau minimal 30 sampel. Untuk menentukan jumlah sampel, digunakan 10% dari jumlah populasi atau 0,1 x 364 opulasi, maka didapat 30.6 sampel. Untuk memudahkan penghitungan data, maka jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini dibulatkan menjadi 30 orang petani padi sawah yang berada di Desa Jonggon Jaya.Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan mengunakan metode simple random sampling atau metode acak sederhana.

3.4. Data yang diperlukan

Untuk memudahkan perhitungan, maka rincian data yang akan diperlukan pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
  1. Data Desa Jonggon Jaya meliputi penduduk, luas wilayah, letak geografis dan lain-lain. 
  2. Profil responden atau petani sawah di Desa Jonggon Jaya yang meliputi keseluruhan kelompok petani, luas lahan dan status kepemilikan, komonditas yang ditanam dan umur komonditas. 
  3. Jumlah produksi yang dihasilkan pada musim tanam bulan Agustus-september 2012. 
  4. Biaya tenaga kerja meliputi , biaya pengangkutan, biaya penjemuran, biaya pengarungan, biaya pegumpulan padi kedalam gudang. 
  5. Biaya pembelian alat dan mesin pertanian meliputi pembelian kipas agin, pembelian terpal, pembelian karung dan lain-lain dimana selanjutnya akan dihitung biaya penyusutannya. 
  6. Data penunjang meliputi jumlah hasil produksi yang dikonsumsikan, jumlah yang dijual yang disimpan.
3.5. Tenik Pengumpulan Data

Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitU:
  1. Penelitian lapangan ( field work research ), yaitu melakukan wawancara langsung dengan respoden, mengunakan kuisioner dan mendatangi atau observasi langsung kelapangan. 
  2. Penelitian kepustakaan ( library research ), yaitu dengan cara mengumpulkan data-data dari bahan kepustakaan dilanjutkan dengan pengutipan bagian-bagian releven yang ada hubungannya dengan peneliti.
Untuk memudahkan perhitungan maka pengolahan data dilakukan secara manual mengunakan rumus yang telah ditetapkan sebelumnya dengan alat bantu Microsoft Office Exel 2007. Kemudian dari perhitungan tersebut diketahui seluruh data yang diperlukan sebagai hasil penelitian sehingga dapat ditarik kesimpulan.

3.6. Alat Analisis Data

Data yang diperoleh dari hasil pengamatan langsung dilapangan dengan wawancara kepada petani padi sawah dengan mengunakan pertanyaan (kuisioner) sesuai dengan tujuan penelitian maka digunakan perhitungan sebagai berikut: untuk menghitung penerimaan mengunakan rumus (Sudaesono, 1995), yaitu :

TR = P.Q

Keterangan :
TR = Jumlah Penerimaan / total revenue( Kg )
P = Harga / Price( Rp )
Q = Produksi / Quantity( Rp )

Pendapatan usaha tani padi dengan menggunakan konsep pendapatan dikemukakan oleh ( Mosher, 1991 ) dengan mengunakan total biaya dengan rumus :

I = TR – TC

Keterangan :
I = Pendapatan usaha tani padi / Income
TR = Total Penerimaan / Total Revenue
TC = Jumlah Biaya Produksi / Total Cost

Selanjutnya untuk mengetahui jenis saluran pemasaran hasil padi sawah dalam menyalurkan pertanian ke tangan konsumen, maka dapat digunakan pendapat Daniel (2004)
Dengan demikian kita dapat mengetahui jenis saluran pemasaran manakah yang diterapkan dalam pertanian padi sawah dalam menyalurkan produksinya ketangan konsumen akhir. Untuk menghitung biaya yang dikeluarkan oleh satuan lembaga pemasaran berlangsung kemudian menjumlahkan biaya tersebut secara keseluruhan.
            Menurut Agustina dan setiajie (2008) untuk menghitung margin pemasaran di masing-masing lembaga pemasaran mengunakan rumus sebagai berikut :
                        M   = Hp – Hb
            Keterangan :
                        M   = Margin pemasaran.
                        Mp = Harga penjualan.
                        Mb = Harga pembelian.
            Sedangkan untuk margin diperoleh dengan menjumlahkan tiap margin lembaga pemasaran yang terlibat dengan mengunakan rumus sebagai berikut :
                        Mt = M1 + M2 + M3 + …………Mn
            Keterangan :
                        Mt                               = Margin total
                        M1,M2, M3,……Mn  = Margin pedagang.
Selanjutnya untuk menghitung keuntungan yang diperoleh masing-masing lembaga pemasaran yang terlibat menurut Nurasa dan Darwis (2007; 42), digunakan rumus sebagai berikut :
                         = Mt – Bt
            Keterangan :
                          = Keteranagn pemasaran dengan satuan (Rp/ Kg).
                        Mt = Margin pemasaran dengaan satuan (Rp/ Kg).
                        Bt  = Biaya pemasaran dengan satuan (Rp/ Kg)




DAFTAR PUSTAKA


AAK. 1990. Budidaya Tanaman Padi. Kansius, Yogyakarta

Adiwilaga, A. 1992. Ilmu usahatani. Alumni, Bandung

AAK. 1983. Dasar-dasar bercocok tanam. Kansius, Yogyakarta

Aukley, G. 1983. Teori makro ekonomi. Terjemahan Paul Sihothan. Unuversitas Indonesia, Jakarta

Agustian, A. Setiajie, I. 2008. Analisis perkembangan harga dan rantai pemasaran komonditas cabai merah di Provinsi Jawa Barat. Pusat analisis social ekonomi dan kebijakan pertanian Departemen Pertanian.

BPS Kutai Kartanegara. 2011. Kutai Kartanegara Dalam Angka. BPS Kutai Kartanegara, Kutai Kartanegara.

BPS Kutai Kartanegara. 2011. Kecamatan Loa Kulu Dalam Angka. BPS Kutai Kartanegara, Kutai Kartanegara.

Bambang Dan Aristanti.2007. Mengasah Kemanpuan Ekonomi. Citra Praya. Bandung.

Departemen Pertanian CV Yasa Guna, Jakarta.

Daniel, M. 2004. Pengantar ekonomi pertanian. Jakarta . PT. Bumi Aksara.

Fuad, M. dkk. 2003. Pengantar Bisnis. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Gilarso,T. 1992. Pengantar ilmu ekonomi bagian makro. Yogyakarta. Kanisius.

Hadisaputro, S. 1985. Biaya dan pendapatan didalam usahatani. Departemen Ekonomi Pertanian. UGM Yogyakarta

Kompas. 2004. Dicanangkan sebagai tahun padi Nasional. [www. Situs Hijau.co.id.] dikunjungi 27. Juli 2012.

Mosher, A.T. 1991. Mengerakkan dan membangun pertanian, dinas pendidikan Departemen Pertanian CV Yusa Guna, Jakarta.

Mubyarto. 1991. Pengantar ekonomi pertanian, Edisi – 3 Lembaga Penelitian pendidikan dan penerangan ekonomi social, Jakarta.

Mubyarto. 1994. Pengantar ekonomi pertanian. Jakarta . LP3ES.

Nurasa, T. Darwis, V. 2007. Analisis usahatani dan keragaman margin pemasaran bawang merah di Kabupaten Brebes. Bogor. Pusat analisis social ekonomi dan kebijakan pertanian.

Soedarsono, H. 1995. Pengantar ekonomi mikro. LP3ES, Jakarta,

Soemartono, B. dkk. 1984. Bercocok Tanam Padi. Yasguna, Jakarta

Suparyono dkk. 1993. Padi. Penebar Swadya, Jakarta.

Supari, D. H. 2001. Manajemen produksi dan oprasional agribisnis hortikultura. Kelompok Gramedia, Jakarta.

Soekarwati. 1995. Analisis usaha. UI, Jakarta.

Soekarwati Dkk. Ilmu usahatani dan penelitian untuk pengembangan petani kecil. UI Press, Jakarta.

Soekartawi, A. 1993. Prinsip dasar ekonomi pertanian. Jakarta . PT. Raja Grafindo Persada.

Skripsi Pertanian - Analisis Pendapatan Petani

Selasa, 04 Desember 2012

Download Caca Handika Full Album

Caca Handika Full Album - MediafireEDUKATIF. Caca Handika, adalah penyanyi dangdut era 90 an yang terkenal dengan lagu Angka satunya. tak jauh beda dengan dayu Ag dan Imam S Arifin, Caca handika juga berkharisma di dunia dangdut karena ciri khas suaranya yang lembut. EDUKATIF BLOG mempersembahkan lagu-lagunya untuk anda download sebagai koleksi musik dangdut tanah air. Silahkan anda download di link di bawah ini, semua lagu saya hosting di mediafire. jika diminta password silahkan masukkan password : edukatifblog
  1. Angka Satu
  2. Antara Jawa Sumatera
  3. Bakar Kemenyan
  4. Cincin Putih
  5. Empat Kali Empat
  6. Gantungan Baju
  7. Jandaku
  8. Jangan Harap Aku Mengalah
  9. Jangan Mengharap
  10. Kasih Sekejap
  11. Keridit
  12. Mandi Kembang
  13. Pesan Perpisahan
  14. Ramina
  15. Sedih Sekali
  16. Semua Tau
  17. Tanamor
  18. Termenung
  19. Undangan Palsuu
TAGS:
Mp3 Gratis Caca Handika Full Album Mediafire 4shared
Download Mp3 Caca Handika Full Album Mediafire 4shared
Free Download Caca Handika Full Album Mediafire 4shared
Download Full Caca Handika Album Mediafire 4shared

Sabtu, 01 Desember 2012

Download Linkin Park Hybrid Theory

Download Linkin Park - Hybrid Theory
EDUKATIF BLOG. Linkin Park adalah grup musik beraliran nu metal dan rock alternatif yang berasal dari Agoura Hills, California, di Amerika Serikat. Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain Xero, Hybrid Theory, hingga nama Linkin Park sampai sekarang. Nama "Linkin Park" sendiri merupakan plesetan dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Lagu-lagu dibawah ini merupakan gabungan dari beberapa album mereka, silahkan anda download Linkin Park Album Hybrid Theory pada link berikut :



  1. Points Of Authority
  2. A Place For My Head
  3. By My Self
  4. Crawling
  5. Cure For The Itnc
  6. Forgotten
  7. In The End
  8. One Step Closer
  9. Papercut
  10. Pushing Me Away
  11. Runaway
TAGS:
Mp3 Gratis Linkin Park Hybrid Theory Full Album Mediafire 4shared
Download Mp3 Linkin Park Hybrid Theory Full Album Mediafire 4shared
Free Download Linkin Park Hybrid Theory Full Album Mediafire 4shared
Download Linkin Park Hybrid Theory Full Album Mediafire 4shared

Download Linkin Park - Reanimation 2002

Download Linkin Park - Reanimation 2002
EDUKATIF BLOG. Linkin Park adalah grup musik beraliran nu metal dan rock alternatif yang berasal dari Agoura Hills, California, di Amerika Serikat. Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain Xero, Hybrid Theory, hingga nama Linkin Park sampai sekarang. Nama "Linkin Park" sendiri merupakan plesetan dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Lagu-lagu dibawah ini merupakan gabungan dari beberapa album mereka, silahkan anda download lagu-lagu Linkin Park Album Reanimation yang dirilis pada tahun 2002 berikut :
  1. Opening
  2. High Voltage
  3. X-Ecutioner Style
  4. Papercut
  5. Pushing Me Away
  6. Forgotten
  7. With You
  8. Runaway
  9. One Step Closer
  10. By My Self
  11. Cure For The Itnc
  12. A Place For My Head
TAGS:
Mp3 Gratis Linkin Park Reanimation Full Album Mediafire 4shared
Download Mp3 Linkin Park Reanimation Full Album Mediafire 4shared
Free Download Linkin Park Reanimation Full Album Mediafire 4shared
Download Linkin Park Reanimation Full Album Mediafire 4shared

Download A Rafiq Full Album

Download A Rafiq Full Album - Mediafire
EDUKATIF BLOG. A Rafiq, seorang maestro dangdut tanah air yang karirnya meroket di era 80-an dengan lagu-lagunya yang khas. terbukti dengan keberhasilannya di industri tarik suara dan pernah beberapa kali membintangi film layar lebar. lagunya yang paling terkenal adalah Pandangan Pertama yang kala itu semua orang pasti pada hafal. Baiklah langsung saja anda Download Lagu-Lagu A Rafiq Full Album dibawah ini :

  1. Aku Atau Dia
  2. Bunga Hati
  3. Cantik
  4. Cinta Berdarah
  5. Insyaflah
  6. Jangan Cemburu
  7. Jangan SakitiHati Wanita
  8. Karena Dia
  9. Kecewa
  10. Kumbang Merana
  11. Lirikan Mata Bibir
  12. Menanti
  13. Pandangan Pertama
  14. Pengalaman Pertama
  15. Pergi Tanpa Pesan
  16. Rahasia Hati
  17. Rintik-Rintik
  18. Termenung
  19. Panen Raya
  20. Usah Bertanya

Terima kasih sudah mampir di EDUKATIF BLOG, silahkan tinggalkan komentar atau sekedar LIKE untuk menghargai jerih payah crew EDUKATIF dalam membuat, mengupload dan mempublikasikan artikel ini untuk anda.
TAGS:
Mp3 Gratis A Rafiq Full Album Mediafire 4shared
Download Mp3 A Rafiq Full Album Mediafire 4shared
Free Download A Rafiq Full Album Mediafire 4shared
Download A Rafiq Full Album Mediafire 4shared

Download Cici Paramida Full Album

Download Cici Paramida Full Album - Mediafire
EDUKATIF BLOG. Cici Paramida adalah wanita berdarah Gorontalo putri pasangan HM Idris Makmun dan Hj. Rosnaeni ini mulai dikenal berkat lagu "RT.05/RW.03". Dan lagu "Wulan Merindu", semakin melambungkan namanya. Cici memilih dangdut karena musiknya tak jauh beda dengan gambus dan qasidah. Sampai sekarang telah lebih dari 10 album dihasilkan oleh Cici, empat diantaranya adalah album religius. Berbagai penghargaan pun telah diterima, antara lain meraih Anugerah Musik Indonesia (1999). Album-album Cici banyak melibatkan musisi tenar tanah air, seperti album "Candu Asmara" bekerja sama dengan Guruh Soekarnoputra, dan album "Tak Terpisahkan", berkolaborasi dengan Erwin Gutawa.

Selang beberapa lama malang melintang di dunia musik dangdur, Cici mulai jarang tampil di acara on air, tapi ia lebih sering tampil di acara-acara off air di luar daerah. Selain berkecimpung di musik dangdut, Cici juga sempat terlibat dalam pembuatan lagu-lagu religi.

Saat ini Cici sedang sibuk sedang penggarapan proyek musik terbarunya bersama grup musik 3 Kembang bersama Ikke Nurjanah dan Kristina. Grup trio diva dangdut ini resmi dibentuk pada tahun 2011 tersebut telah berhasil menelurkan single mereka berjudul Goyang Sayang, karya Anang Hermansyah dan Kegagalan Cinta, yang merupakan aransemen ulang dari lagu karya Rhoma Irama.

EDUKATIF BLOG sudah menyiapkan Lagu-Lagu Cici Paramida di hosting Mediafire, silahkan anda download Lagu Cici Paramida dibawah ini :
TAGS:
Mp3 Gratis Cici Paramida Full Album Mediafire 4shared
Download Mp3 Cici Paramida Full Album Mediafire 4shared
Free Download Cici Paramida Full Album Mediafire 4shared
Download Cici Paramida Full Album Mediafire 4shared

Download Rhoma Irama Full Album

Download Rhoma Irama Full Album MediafireEDUKATIF BLOG. Raden Oma Irama yang populer dengan nama Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946; umur 65 tahun) adalah musisi dangdut dari Indonesia yang berjulukan "Raja Dangdut". Pada tahun tujuh puluhan, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama Soneta Group yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya. Untuk melengkapi koleksi lagu-lagu dangdut anda EDUKATIF BLOG sudah menyiapkan lagu-lagu Bung Haji Rhoma Irama dibawah ini


  1. 1001 Macam
  2. 135 Juta
  3. Ada Udang dibalik Batu
  4. Adu Domba
  5. Aduhai
  6. Airmata dan Airmata (Noer Halimah)
  7. Airmata Darah
  8. Ajojing
  9. Aku Cinta Padamu
  10. Aku dan Dia
  11. Aku Saudaramu
  12. Aku Sayang Padamu
  13. Ampunilah
  14. Anak Kera
  15. Anak Pertama
  16. Anak Yang Malang
  17. Ani
  18. Antara Teman dan Kasih
  19. Apa Kabar
  20. Api dan Lautan
  21. Antara Teman dan Kasih
  22. Asam Garam
  23. Azza
  24. Badai Fitnah
  25. Bahtera Cinta
  26. Banyak Jalan Menuju Roma
  27. Bebas
  28. Begadang
  29. Beku
  30. Berbulan Madu
  31. Berdendang
  32. Biduan
  33. Bimbang
  34. Birahi
  35. Bosan
  36. Bujangan
  37. Bukankah Kau Tahu
  38. Bulan Bintang
  39. Bulan Purnama
  40. Bungaku
  41. Bunga-Bunga Ganja
  42. Bunga Surga
  43. Buta Tuli
  44. Camelia
  45. Cane
  46. Capek
  47. Cinta Abadi
  48. Cinta Berduri
  49. Cinta Dibalik Terali
  50. Cinta Kembar
  51. Cinta Lewat Telepon
  52. Cinta Pertama
  53. Cinta Segitiga
  54. Colak-Colek
  55. Cukup Sekali
  56. Cuma Kamu
  57. Dangdut
  58. Darah Muda
  59. Dasi dan Gincu
  60. Dawai Asmara
  61. Datang untuk Pergi
  62. Dendam
  63. Derita Diatas Derita
  64. Derita Dibalik Tawa
  65. Dewa Amor
  66. Do Mi Sol
  67. Duka dan Cinta
  68. Dunia
  69. Engkau
  70. Fatamorgana
  71. Gali Lobang Tutup Lobang
  72. Gelandangan
  73. Gembala
  74. Generasi Muda
  75. Ghibah
  76. Gitar Tua
  77. Gulali
  78. Habis Gelap Terbitlah Terang
  79. Hai Orang Asing
  80. Hampir Saja
  81. Haram
  82. Hatimu dan Hatiku
  83. Helo-Helo
  84. Hidung Belang
  85. Ingkar
  86. Insan Yang Rugi
  87. Isyarat Cinta
  88. Jakarta
  89. Jamilah
  90. Jana-Jana
  91. Janda Kembang
  92. Jangan Lagi
  93. Jangan-Jangan
  94. Jangan Menghayal
  95. Janji
  96. Janji itu Hutang
  97. Jatuh Cinta
  98. Jeritan Hati
  99. Joget
  100. Judi
  101. Kampungan
  102. Kandungan
  103. Kata Pujangga
  104. Kawula Muda
  105. Kawin Lari
  106. Kaya Hati
  107. Ke Monas
  108. Ke Bina Ria
  109. Kegagalan Cinta
  110. Kehilangan
  111. Kehilangan Tongkat
  112. Kejam
  113. Kekasih
  114. Kelana 1
  115. Kelana 2
  116. Kelana 3
  117. Kemarau
  118. Kembali Kejalan Allah
  119. Kenangan Indah
  120. Keramat
  121. Keranda Cinta
  122. Kerinduan
  123. Keroncong Melayu
  124. Kerudung Putih
  125. Keruntuhan Cinta
  126. Kesesatan
  127. Kiamat
  128. Kubawa
  129. Kuda Lumping
  130. Kunang-Kunang
  131. Kuraca
  132. Kusayang Padamu
  133. Kutunggu
  134. Laa Ilaaha Illallah
  135. Lagi-Lagi Cinta
  136. Lagu Buat Kawan
  137. Lagu Kenangan
  138. Lain Kepala Lain Hati
  139. Langitpun Berduka
  140. Lapar
  141. Lari Pagi
  142. Lautan dan Api
  143. Lelaki
  144. Lidah
  145. Lima
  146. Lingkaran Syetan
  147. Lonceng (Elvi Sukaesih)
  148. Lonceng Berbunyi
  149. Lukaku (Rita Sugiarto)
  150. Magdalena
  151. Malam Minggu
  152. Malam Terakhir
  153. Malang
  154. Malapetaka
  155. Mama
  156. Mandul
  157. Manis
  158. Mardatilla
  159. Mari-Mari
  160. Marilah Sayang
  161. Masya Allah
  162. Matahariku (Noer Halimah)
  163. Mati Aku
  164. Melodi Cinta
  165. Melody Asmara
  166. Mengapa (Ida Royani)
  167. Menunggu
  168. Meratap
  169. Mimpi Buruk
  170. Mirasantika
  171. Misteri Cinta
  172. Murni Sejati
  173. Musafir
  174. Musik
  175. Musim Semi
  176. Mutiara Hidupku
  177. Narapidana
  178. Narkoba
  179. Nafsu Serakah
  180. Nasib Bunga
  181. Naviri Cinta
  182. Nilai Sehat
  183. Nista didepan Mata
  184. Nona Manis
  185. Nostalgia
  186. Nusa Indah
  187. Original Soundtrach Badai Diawal Bahagia
  188. Pantun Cinta
  189. Pantun Pinuntun
  190. Pasangan (Rita Sugiarto)
  191. Patah Hati
  192. Pedih
  193. Pelangi
  194. Pemarah
  195. Pembaharuan
  196. Pemburu
  197. Pemilu
  198. Penasaran
  199. Pengabdian
  200. Pengangguran
  201. Pengemis Buta (Ft. Elvi Sukaesih)
  202. Pengorbanan
  203. Penyakit Cinta (Riza Umami)
  204. Peramal Tua (Noer Halimah)
  205. Perbedaan
  206. Perjalanan
  207. Perjuangan dan Doa
  208. Persaingan
  209. Persetan
  210. Pertemuan (Ft. Noer Halimah)
  211. Pesona (Noer Halimah)
  212. Pesta Pasti Berakhir
  213. Piano
  214. Pikir-Pikir (Noer Halimah)
  215. Pria Idaman (Elvi Sukaesih)
  216. Primadona Desa
  217. Puja
  218. Qur'an dan Koran
  219. Radha dan Kishan
  220. Raib
  221. Rambate Ramba Hayo
  222. Rana Duka
  223. Rantai-Rantai Derita
  224. Ratu dan Raja (Ft. Elvi Sukaesih)
  225. Reformasi
  226. Remaja
  227. Remaja dan Bulan
  228. Renungkan
  229. Rindu (Ft. Elvi Sukaesih)
  230. Rindu Menanti (Elvi Sukaesih)
  231. Risalah Penyanyi
  232. Roda Kehidupan
  233. Romantika
  234. Rujuk
  235. Rupiah
  236. Sama Saja
  237. Sampai Pagi
  238. Santai
  239. Sawan Kam Hina
  240. Sedekah
  241. Segalanya Bagiku
  242. Seni
  243. Setan Pasti Kalah
  244. Shaleha
  245. Siapa Yang Punya
  246. Stress
  247. Sya La La
  248. Sifana
  249. Syahdu
  250. Sengaja
  251. Sekuntum Mawar Merah
  252. Surat Terakhir
  253. Tabir Kepalsuan
  254. Tak dapat tidur
  255. Tak Tega
  256. Takkan Lagi
  257. Tangan Tangan Hitam
  258. Tepuk Nyamuk
  259. Terpaksa
  260. Terus Berpacu
  261. Tiada Lagi
  262. Tujuh Purnama (Noer Halimah)
  263. Tung Keripit
  264. Tunggu
  265. Teman
  266. Ungkapan Seniman (Noer Halimah)
  267. Uang
  268. Uephoria
  269. Viva Dangdut
  270. Yale-Yale
  271. Yatim Piatu
  272. Yun di Ayun
  273. Zulfikar

Mp3 Gratis Rhoma Irama Full Album Mediafire 4sharedDownload Mp3 Rhoma Irama Full Album Mediafire 4sharedFree Download Rhoma Irama Full Album Mediafire 4sharedDownload Rhoma Irama Full Album Mediafire 4shared