Rabu, 08 Mei 2013

Download One Piece Capter 708 Bahasa Indonesia

ONE PIECE CHAPTER 708 - KOLESIUM PENUH BERANDAL 


"Bagi para bajak laut, Garp itu seperti iblis." ucap Don Chinjao. Kakek tua itu bercerita, menggambarkan betapa tidak disukainya Garp oleh para bajak laut di Era-nya. "Dan berapa lamapun itu, lukaku tak akan pernah bisa disembuhkan." ucap kakek tua itu lagi.


"Hei!! Apa itu benar!!?" Cavendish masih bertanya-tanya. "Ti-tidak!!" Luffy berusaha sebisa mungkin untuk mengelak. "Tadi itu aku salah bicara!! Aku ini Lucy!!" ucapnya.

"Sebagai cucunya, kau harus menanggung semuanya." ucap Don Chinjao lagi.

"Kalau mau benci benci saja kakekku!!" ucap Luffy, yang lagi-lagi keceplosan.

"Lihat, tak salah lagi kau pasti cucu Garp." ucap Don Chinjao.

"Ah!! Tidak, bukan, aku ini Lucy!!" ucap Luffy.

"Kalau kau benar-benar Luffy si Topi Jerami, aku akan membunuhmu di sini dan sekarang juga!!" Cavendish bersiap untuk menarik pedangnya.

"Kalau saja aku bisa menyadari keberadaan anaknya, Dragon lebih
awal..." Don Chinjao masih mengelus janggut
panjangnya. "Maka kau
tak akan perlu dilahirkan!!!!" Mendadak kakek tua yang sebelumnya tenang-tenang saja itu
mengeluarkan kekuatan.

Don Chinjao menggunakan sundulan kepala botaknya untuk menghancurkan lantai tempat Luffy berpijak.

Serangannya begitu dahsyat. Untung saja, Luffy cepat dan mampu menghindarnya.

"Hei, apa yang terjadi!!?" orang-orang di kejauhan mendengar suara ribut-ribut itu. "Don Chinjao mengamuk!!? Ini buruk!!" ucap yang lain.

"Tunggu sebentar, pak tua!!" ucap Luffy. Luffy tak mau melawan. Ia tak mau identitasnya terbongkar, jadi yang ia lakukan hanyalah menghindar. "Lepaskan janggut itu!!!" Cavendish menarik-narik janggut palsu Luffy. "Tidak!!
Hentikan!!!" Luffy mempertahankannya.

"Di-dia tidak bercanda!!" ucap salah seorang dari orang-orang yang melihat kejadian itu.

"Aku tak tahu kalau sekarang dia sudah melemah atau bagaimana, tapi di masa keemasannya, dia adalah bajak laut dengan harga lebih dari lima ratus juta!!!"
Don Chinjao meloncat, dan bersiap untuk menyerang Luffy dengan sundulan kepalanya lagi tak peduli meski di sebelahnya ada Cavendish. "Sialan kau Don Chinjao!! Jangan mengincar mangsaku!!!" ucap kesal Cavendish dan
kemudian benar-benar menarik pedangnya.

"Cavendish membuka
pedangnya!!!" ucap orang-orang.
"Salah satu yang terbaik di dunia, Durandal!!!" lanjut yang lain.

Don Chinjao tak takut
meski Cavendish menghunuskan pedangnya, dan ia terus melaju. Bahkan, Don Chinjao menyundul tajamnya pedang Cavendish. "Pedangnya menusuk kepalanya?
BUkan!! Mereka saling
hantam!!" Cavendish kaget.

"Durandal tak cukup kuat untuk menusuknya!??" ucap kaget orang-orang.

Seperti apa yang dikatakan tadi, Durandal merupakan salah satu pedang terbaik di dunia.

Namun tampaknya, pedang itu masih belum cukup tajam untuk bisa menembus kerasnya
kepala Don Chinjao.

"Ke-kepalanya itu tak bisa ditusuk!! Da-dan kemampuan untuk menahan tubuh sebesar itu, mereka berdua sama-sama bukan manusia!!!" ucap orang-orang.

Don Chinjao menahan
tusukan pedang Cavendish, dan Cavendish menahan tubuh raksasa kakek itu.
Jbuaghhh!!!! Don Chinjao menyerang dengan pukulan dua tangan.

Cavendish dan Luffy kembali mampu menghindarinya, namun kakek itu terus menyerang dengan pukulan bertubi-tubi.

"Benar, aku harus berhati-hati kalau mau mengalahkannya." ucap Cavendish.

"Sial..." Luffy mulai kesal.
"Kubilang berhenti!!!!!"
Luffy menghantam dan menancapkan kepala kakek itu di lantai dengan tinjunya.

"Eeeeeeehhhh!?" orang-orang semakin kaget.
"Dia berhasil menghantam jatuh Chinjao!!? Siapa kakek-kakek berjenggot itu sebenarnya!!?" orang-orang bertanya-tanya.

Namun tak lama setelahnya, Don Chinjao kembali bangkit, dan dia tak terluka sedikitpun.

"Se-serangan tadi tidak mempan!!?"
"A-apa jangan-jangan legenda itu benar!!? Ada yang bilang kalau sundulan kepalanya itu mampu meretakkan gunung es di kutub!!" ucap salah sorang penonton. "Es di kutub!!?"

"Kupikir aku sudah menyerangnya dengan serius..." ucap Luffy.
"Hiyahoho!!" jenggot lebat Chinjao bergelombang ke atas, seolah ada suatu energi yang mendorongnya, seolah mendapat kekuatan super saiya.

"Kalian berdua sama-sama memiliki kemampuan." ucap Chinjao. "Tapi, kau masih belum cukup terlatih!!
Dan kekuatanmu... tidak salah lagi, kau adalah
Topi Jerami!!" Don Chinjao sudah mengkonfirmasinya.

"Apa yang sebenarnya kau inginkan, hah!?
Tinggalkan aku sendiri!!" ucap Luffy.

"Kau telah mencuri kepopuleran orang, dan terlahir sebagai cucu dari iblis, tak salah kau punya banyak sekali musuh." ucap Cavendish.

"Sudah kubilang kan, aku ini Lucy!!" Luffy masih saja mengelak.
"Kalau kau menghalangi jalanku, terpaksa aku juga akan menyerangmu, ksatria muda!!" ucap Chinjao pada Cavendish, dan ia semakin memperbesar kekuatannya. "Tunggu, kakek!!! berhenti sampai sana!!" dua orang lelaki berlari menghampiri kakek tua itu. "Kalau kau terus berbuat rusuh, maka kau akan didiskualifikasi!!"

"Mereka kan!! Sai dan Doo dari Negara Bunga!!" ucap orang-orang. Dua orang yang datang itu memang tak lain adalah Boo dan Sai, cucu dari Don Chinjau.

Dua orang itu berusaha untuk menghentikan
kakeknya, menenangkannya.
"Akhirnya aku menemukannya!!
Keturunan Garp!!
Lepaskan aku, cucu-cucuku!!!" Don Chinjao terus meronta. "Tidak, kami tak peduli dengan
alasanmu, tapi kami mohon berhentilah!!!
Kalau kakek sampai didiskualifikasi, kita tak akan bisa mencapai tujuan kita yang sebenarnya!!" ucap mereka berdua sambil terus berusaha untuk menghentikan sang kakek.

"Hei, apa yang kalian lakukan!!?" orang-orang kolesium mulai berdatangan ke tempat itu. "Kalau sampai kami tahu kalian melakukan pertarungan di luar arena, kami akan menendang kalian dari sini!!" ucap mereka.

"Para petugas... aku tak peduli kalau mereka mengeluarkanku." ucap Cavendish.

"Bagaimanapun, aku harus..." Cavendish menghadap ke arah tempat Luffy seharusnya berada. tapi, sudah tak ada siapa-siapa di sana.

"Hah!? Kemana dia menghilang!?" Cavendish kaget.
"Kakek!! orang dengan
janggut palsu itu berada di blok C sama seperti kita." bisik Sai. "Kalau kau memang ingin membunuhnya, lakukan itu pada pertandingan
yang sesungguhnya."
lanjut Boo. Dan saat ini, Chinjao sudah mulai bisa menenangkan diri.

Tapi berbeda dengannya, Cavendish masih kesal.
"Aku tak akan pernah membiarkan kau lolos, Topi jerami!!! Aku akan membunuhmu bahkan sebelum pertandingannya dimulai!!" Cavendish berlari mencari-cari Luffy.

Di luar ruangan itu, orang-orang bertanya-tanya. "Ada ribut-rbut apa di dalam sana?"

"Kalau tidak salah, aku mendengar kata, Topi jerami." ucap salah seorang dari mereka.
"Topi Jerami? Apa maksudnya bajak kaut Topi Jerami?? Apa dia juga berpartisipasi??
Mustahil!!" ucap yang
lain.

Sementara itu, Luffy kini sedang bersembunyi, bergelantungan di bawah jendela. "Huh, aku sudah berjanji pada Franky kalau aku tak akan menunjukkan identitasku." ucap Luffy.

Sementara itu, kembali ke pertarungan, "Tank berhasil dikalahkan!!!
Kapten pertahanan Dressrosa berhasil dijatuhkan!!!!" ucap komentator lewat pengeras suara. "Tank Lepanto berhasil dijadikan korban oleh keganasan Abdulah dan jet!!"

"Hoi hahaha!!!" tak puas hanya dengan itu, duo Jet dan Abdulah lanjut menyerang kontestan-kontestan lainnya.

"Mereka menggunakan cara kotor!!" ucap penonton. "Kapten Tank!!!" mayoritas dari mereka adalah penduduk
Dressrosa.

"Lebih dari seratus peserta telah berhasil dijatuhkan!! Dan kini, yang tersisa hanya sekitar tiga puluh!!!" ucap komentator.

"Hanya perlu sedikit lagi." ucap Dagama. Ia dan orang-orangnya yang tersisa masih tetap pada formasi. "Tak peduli sekuat apapun musuhnya, selama raja masih memiliki pukulannya..." raja yang disebut-sebut memiliki pukulan super kuat itu memang belum melancarkan pukulan.

"Hiyaaahhh!!!" peserta dari suku kaki panjang menyerang gladiator misterius. Sementara di sisi Abdulah dan jet, mereka terus menantang. "Siapa lagi selanjutnya, hah?"
mereka begitu sombong.

"Apa kalian ingin melihat darah yang betebaran??"

Buakkk!!! Tiba-tiba bellamy datang dan menusuk kaki kedua orang itu. "Gyaaaa!!!!"
Abdulah dan jet berteriak kesakitan. Lalu kemudian, Bellamy mencengkram mulut mereka dengan kedua tangannya dan bersiap untuk membanting.

"Seseorang menyerang, itu Bellamy!!!!" teriak heboh pembawa acara.

Di blok ini, Bellamy memang merupakan salah satu peserta yang dijagokan sebagai juara.

Jadi, tak heran kalau pembawa acara dan penonton terus bersorak mendukungnya.

"Bellamy!! Bellamy!!"
para penonton meneriakkan namanya.
"Brutal, kejam, kata-kata itu sangat cocok untuknya!!!" ucap komentator.

"Hei lihat, manusia ikan itu juga kuat!!!" ucap penonton, sambl melihat ke arah Hyakudanhack, teman Jimbe. "Apakah itu karate manusia ikan yang terkenal itu!!? Ia mampu melempar orang-orang dengan pukulan yang keren!!"

"Dan sementara itu..."
komentator melihat ke arah si gokil Bartolomeo. "Apa yang dia lakukan, hah!!?" ucap kaget para penonton.

"No komen!!" ucap komentator. Semuanya kaget, bahkan Luffy.
"Heh?"
"Kyaaa!!!" penonton perempuan menutup matanya.

"Bartolomeo benar-benar suka bercanda!!"
"Cepat hentikan dia!!!"
ucap penonton.
"Kenapa tak ada seorangpun yang menghajarnya!!?"
"Tak bisa dipercaya!!"
ucap komentator. "Di hadapan para penonton, dia mengeluarkan itunya dan melakukan
urusannya!!!"
Tanpa ragu-ragu, Bartolomeo kencing di pinggir arena, membuang airnya ke kolam yang penuh ikan dan peserta yang sudah dijatuhkan. "Ini pertama kalinya aku melihat kejadian seperti ini di kolesium ini!!"

"Aah, lega rasanya..."
ucap Bartolomeo.
"Seseorang, hentikan dia!!!" ucap komentator.
"Eh? Ada yang mendekatnya!!" tak perlu lama si manusia ikan mendekati Bartolomeo.

"kau tahu, ada banyak orang yang bertarung dengan serius di sini, bocah. Maaf, tapi aku akan menyerang punggungmu."

Hyakudanhack bersiap untuk menggunakan salah satu teknik karate manusia ikannya, bersiap dengan pukulan yang mampu menghancurkan empat ribu tumpukkan genteng.

"Hei, hei, bagaimana bisa kau menyerang orang tanpa pertahanan sepertiku??" ucap Bartolomeo dengan wajah memelas. Ia masih belum selesai pipis, dsn tangannya bahkan masih sibuk memegang itu.

"Yang akan jadi pahlawan adalah si manusia ikan itu!!"
"maju, jatuhkan dia!!!"
sorak para penonton.

"Seiken!!!" dia benar-benar melancarkan serangan, dan Buakkk!!!!
yang patah malah tangannya. benar-benar dahsyat. Bartolomeo tetap diam, sementara Hack yang memukul tangannya malah patah dan memuncratkan darah. "Tadi itu cuma bercanda..." ucap santai Bartomomeo.

"Eeeehhh!?" para penonton kaget, benar-benar kaget. Bukannya jatuh, Bartolomeo malah menjatuhkan lelaki kuat yang menyerangnya.

"Apa yang baru saja dia lakukan!!? Si-siapa dia sebenarnya, siapa Bartolomeo sebenarnya!!?"
komentator bertanya-
tanya, dan bahkan Luffy pun kaget. "Apa itu
tadi!?" ucapnya.

To be Continued => 709



link download..

Download