Selasa, 07 Juni 2011

Dilego, Suntikan Pembawa Maut Michael Jackson


Michael Jackson telah meninggal, namun cerita seputar kematian 'King of Pop' terus jadi bahan berita.

Kabar terakhir ini bisa membuat orang geleng kepala. Alat suntik yang digunakan untuk menyuntik Jackson terakhir kalinya -- yang diduga berisi obat dosis tinggi yang membuatnya tewas-- dikabarkan dilego.

Menurut Telegraph, alat suntik itu ditawarkan sebuah rumah lelang di Las Vegas dan diberi label sebagai 'memorabilia terakhir sang superstar'.

Seorang sumber mengatakan suntikan maut itu ditawarkan seharga US$ 5 juta. Harganya diperkirakan melambung pada 25 Juni nanti -- saat peringatan setahun kematian Jackson.

Telegraph mengabarkan keluarga besar Jackson sudah mengetahui kabar tersebut. Mereka terpukul dan tertekan, mengetahui ada orang yang tega mengeruk keuntungan dengan cara keji dan memanfaatkan kematian Michael Jackson.

"Ini salah satu barang menjijikan yang pernah ditawarkan," kata seorang sumber pada Daily Mirror.

"Jarum suntik itu memang tidak lagi diperlukan dalam pemeriksaan dan persidangan dokter Jackson, Conrad Murray. Meski demikian, membayangkan jarum suntik pembawa maut dilelang dan dikoleksi, itu diluar akal sehat dan tak bermoral," kata dia.

Menurut sumber tersebut, orang yang terobsesi memiliki jarum maut Jackson telah melakukan pertemuan dengan tim kuasa hukumnya. "Untuk meyakinkan bahwa jarum suntik itu sah dan bisa dijual."

dr Conrad Murray menjadi satu-satunya tersangka dalam kasus kematian Michael. Dia dituduh melakukan pembunuhan yang tidak disengaja terhadap ayah tiga anak tersebut.

Sumber